Banjarmasin – Kementerian Pemuda dan Olahraga RI kembali menyelenggarakan Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) tahun 2023. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi yang melibatkan Dinas terkait, baik di tingkat kabupaten atau kota. Seleksi dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 8 Mei 2023 di Nasa Hotel Kota Banjarmasin. Pada tahun 2023 ini terdapat 2 program PPAN dengan tujuan Korea dan Australia. Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan kuota sebanyak 2 orang, yakni 1 orang putra untuk PPAN ke Korea (PPIKor) dan 1 orang putri untuk PPAN ke Australia (PPIA). Program bergengsi PPAN ini telah diselenggarakan sejak tahun 1973. PPAN merupakan program yang membuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk memperluas wawasan dan pengalaman internasional, serta mempromosikan kebudayaan Indonesia di kancah global. Program ini menjadi salah satu upaya Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dalam meningkatkan hubungan diplomatik dan budaya antara Indonesia dan negara – negara sahabat di dunia.
Pada tahun ini terdapat dua mahasiswa dari Program Studi Kedokteran Program Sarjana Fakultas Kedokteran ULM yang mengikuti seleksi PPAN, yaitu Gastin Gabriel Jangkang dan Andi Azizah Maulidia Budiarman, yang keduanya merupakan mahasiswa semester VI angkatan 2020. “Saya mengikuti seleksi PPAN selama tiga hari. Ini adalah seleksi yang cukup kompleks di antara sekian seleksi yang pernah saya ikuti. Karena 80% proses seleksi menggunakan bahasa inggris dan memiliki banyak aspek penilaian. Di hari pertama, kami dihadapkan dengan tes menulis, dilanjutkan dengan tes psikologi tertulis, serta wawancara dalam sembilan bidang penilaian (pengembangan komunitas, manajemen dan kepemimpinan, kepemudaan, wawasan kebangsaan, seni dan budaya, agama, psikologi, bahasa inggris, dan komunikasi). Kemudian, terpilihlah 10 besar dengan nilai terbaik, termasuk saya dan rekan saya, Gastin. Seleksi dilanjutkan pada hari kedua yang terdiri dari pertunjukan budaya, diskusi kelompok pemimpin, wawancara terakhir, dan pemeriksaan kesehatan. Acara diakhiri dengan pengumuman lima kandidat terpilih,” tutur Azizah.
Andi Azizah Maulidia Budiarman meraih juara 4 pada seleksi ini. Sedangkan Gastin Gabriel Jangkang yang merupakan mahasiswa berprestasi 1 Universitas Lambung Mangkurat Tahun 2023 berhasil mendapat juara 2 pada seleksi ini. Berikut beberapa kesan yang diutarakan pada saat diwawancara di ruang perkuliahan PSKPS FK ULM pada 9 Mei 2023:
“ Mengikuti program seleksi ini adalah cara untuk saya mengembangkan diri lebih jauh. Saya bertemu banyak orang hebat yang kompeten, memiliki sejumlah pengalaman dan pengetahuan. Ada beberapa hal yang berkesan selama mengikuti seleksi yaitu;
- Seleksi dilaksanakan secara profesional dan terfasilitasi dengan baik. Juri yang dihadirkan sangat kompeten di bidangnya masing-masing, panitia telah menyiapkan acara dengan tepat waktu dan menyediakan fasilitas penunjang serta konsumsi. Penilaian dilakukan secara objektif tanpa memandang latar belakang peserta, dan hal tersebut membuat saya sangat kagum dengan seleksi kali ini.
- Selama mengikuti seleksi, saya bertemu dengan banyak orang hebat. Mulai dari kakak tingkat saya dalam debat, duta dari berbagai bidang, alumnus pertukaran pelajar luar negeri, hingga peserta yang sudah bekerja. Saya sangat senang mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan ilmu dan perspektif baru dari cara mereka berpikir dan bersikap.
- Mendapatkan juara 2 dalam seleksi ini. Awalnya, saya hanya ingin mengetes kemampuan saya di antara orang-orang hebat di Kalimantan Selatan. Tetapi, atas rahmat Tuhan, saya berhasil meraih prestasi tersebut, dan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya” tutur Gastin
Kegiatan Program Pertukaran Pemuda antarnegara (PPAN) memiliki banyak manfaat bagi mahasiswa kedokteran, di antaranya:
- Memperluas wawasan dan pengalaman internasional: Dengan mengikuti program ini, mahasiswa kedokteran dapat memperluas wawasan dan pengalaman internasional. Mereka dapat belajar dari cara pandang dan praktik medis di negara lain, yang mungkin berbeda dengan di Indonesia.
- Mempromosikan kebudayaan Indonesia: Dengan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di kancah internasional, mahasiswa kedokteran dapat memperkuat hubungan diplomatik dan budaya antara Indonesia dan negara lain.
- Meningkatkan keterampilan bahasa Inggris: Program PPAN menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama dalam proses seleksi dan komunikasi selama program. Hal ini dapat membantu mahasiswa kedokteran meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mereka, yang penting dalam karir kedokteran internasional.
- Meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen: Program PPAN juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa kedokteran untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen melalui pengalaman berorganisasi dan memimpin dalam kegiatan di negara lain.
Dengan demikian, mengikuti kegiatan Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) dapat memberikan manfaat yang besar bagi mahasiswa kedokteran dalam memperluas wawasan, mempromosikan kebudayaan Indonesia, meningkatkan keterampilan bahasa Inggris, dan meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen. (AKA/HF/NSS).
Penulis : Andi Khalisha Absharina
: Helmi Faniasa, S.Pd
Program Studi: Kedokteran Program Sarjana
Nama Editor: dr. Nika Sterina Skripsiana, M.Kes
Tanggal Penulisan: 10 Mei 2023
